Adventure Trips,…
Hari yang dinanti tiba juga…. ahikirnya kami bisa pergi berlibur bersama-sama. Dimulai dari perjalanaan ke Puncak, hingga mendaki ke puncak air terjun Cibeureum, Cibodas.
Sabtu, 171009
Berangkat dari kantor yang terletak di jalan Gatot Subroto. Perjalanan kali ini menggunakan mobil pinjaman teman kantor. Semua rekan sudah mulai berkumpul. Sekitar pukul 11.00, kami berangkat.
Sepanjang perjalanan kami dimanjakan oleh alunan musik GEN FM, melewati likuk-likuk jalur Puncak. Kami sempat singgah sebentar di masjid Atta’awun untuk shalat Dhuzur. Waaaah, rame sekali di masjid ini. Sampai mau parkir mobilpun susahnya minta ampun!!! Sempat berfikir, apa mungkin tempat ibadah seperti ini sudah dijadikan lahan komersil??? Parkiran saja (belum ada sejam) harus bayar 3000. ckckckckc…. mahal sekali, kalah sama parkiran di mall
.
Sudahlah, daripada mikirin gituan, lebih baik menikmati panorama alam pegunungan sambil bernarsis ria; foto-foto!!! ha ha ha….. sayang sekali moment ini dilewatkan begitu saja. Selesai berfoto-foto, kami melanjutkan perjalanan menuju villa, di daerah Cimacan.
Sesampainya di Villa pukul 15.20, kami langsung disuguhi banyaknya makanan. Sarapan dan makan siang. Ternyata ada kesalahan dari pihak Villanya. Mereka kira kami akan sampai pagi di hari itu juga. Duuuhhh, perut sih memang laper, tapi kalau melihat makanan sebanyak ini rasanya sudah kenyang duluan hihihihi. Menu sarapannya itu ada nasi goreng, mie goreng, telor dadar, sambal kecap, kerupuk, dan acar. Sementara menu makan siangnya ada sayur asem, empal daging, oseng labu siam, bakwan, lalapan, sambel goreng serta kerupuk. Beberapa jam kemudian, sekitar jam 18.00 menu makan malam datang lagi. Bisa dibayanginkan, makanan sebanyak itu hanya untuk 7 orang? siapa yang akan menghabisinnya?! oh yaaa, menu makan malamnya itu ada sop daging, pepes ikan mas, tempe tepung, ayam goreng, oseng kacang panjang, lalapan, sambal goreng dan kerupuk. Jika diperhatikan, setiap menu selalu ada lalapan, sambal dan kerupuk
.
Selesai makan, kami ke kamar masing-masing, mengistirahatkan badan. Karena malamnya akan keluar… yipppppeeee. Dan akhirnya kami turun ke Puncak, ke masjid Atta’awun lagi. Seperti di siang harinya, mau parkir saja susahnya minta ampun. Dan malam itu rame sekali, banyak muda-mudi yang pacaran. Hmmm, boleh pacaran, tapi rasanya kurang pantas di area masjid bermesra-mesraan. Saya lupa kalau malam itu adalah malam minggu, pantes banyak orang pacaran daripada single-nya ha ha ha. Sekali lagi berfoto-foto dengan background masjid. Sembari menikmati udara malam, kami juga menikmati jagung bakar dan sekoteng. Agak mahal memang, satunya itu harganya @lima ribu, kalah dengan di Jakarta. “Sebelum beli ditanya dulu berapa harganya, takutnya suka ditembak sama penjualnya karena kita dari kota”, begitu kata teman.
Sudah jam duabelas kurang, waktunya kembali ke Villa. Takutnya jam duaelas teng masih di jalan, pada berubah jadi bidadari semua nanti hahahaha. Lagipula, besok pagi kami akan ke Cibodas, menuju air terjun Cibeureum.
nite everybody,…
zzzzzzzzz
Minggu, 181009
Ini dia, hari petualangan kami dimulai. Segala persiapan disiapkan dengan baik, tak ada yang ketinggalan, mulai dari makanan, minuman, minyak kayu putih sampai pakaian ganti.
Penjelajahan seperti ini adalah salah satu pelepas stress
. Untuk bisa sampai puncak air terjun, kami harus rela mendaki lintasan berbatu sepanjang 3KM, selama kurang lebih satu setengah jam. Fuiihhh,…. perjuangan yang berat. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian, demikian pepatah yang cocok buat pendakian ini. Sesampai di puncak air terjun, semua rasa sakit terbayarkan dengan rasa haru, senang, bersyukur atas ciptaan Tuhan yang begitu indah dan mengagumkan.
Air terjunnya jernih dan dingin. Banyak orang yang berani mendekatinya, padahal hempasan air terjunnya lumayan kenyang. Arusnyapun deras, karena lebarnya dinding tebing. Rasanya percuma… sudah capek-capek mendaki, tapi tidak menikmati semburan air dan berbasah-basahan. Dan itu saya lakukan, mendekati pancuran air terjun, duduk di atas batu kali yang besar di tengah-tengahnya. Menampung percikan air dan meminumnya, rasanya segar sekali…. kalah deh tuh air galon
.
Ada tiga pancuran air terjun di sana. Saya hanya menikmati dua dari tiga air terjunnya. Semakin ke sana, semakin kecil pancuran airnya. Dan kumpulan batu-batu kalinya semakin sedikit.
Dengan tiket masuk 3000/orang, sudah dapat menikmati panorama alam air terjun Cibeurem. Tidak nyesel deh liburan ke sana. Suasana alamnya sungguh luar biasa indah. Udaranya sejuk, bebas polusi. Rindangnya pohon membuat sejuk pendakian. Belum lagi suara gemericik aliran sungai…. wow, dimanjakan sekali. Merasa fresh kembali.
Cibodas, 181009
*foto-fotonya menyusul yaaa*



October 20th, 2009 at 1:30 pm
Makanan mulu..hehehe! Foto2nya ditunggu yah
October 21st, 2009 at 2:29 pm
Gmn bu, seru kan ?
aku sering kesana tempatnya adem, hening
trek awal buat pemanasan sblm naik gunung hehhe
October 23rd, 2009 at 12:26 am
dah lama rehat ngeblog dirikuw
Teteh gimana kabarnya? waaaah ntar kalo mau jalan2 ikutan donk hihi *ngarep
October 24th, 2009 at 3:21 pm
cibeureummm..??
akhir a9ustus lalu batal kesanah..
trus kepoton9 puasa& lebaran
but insya ALLAh this november will be my trip ko
welkammbeek ya ko
**nda sabar nun99uin foto2nya…
October 24th, 2009 at 9:31 pm
lah.. mana foto2nya? btw, byk amat makanannya..
Ini mau di upload
, sabarrr yaaa….
November 4th, 2009 at 8:39 am
mantep nich iko…. kapan2 ajak kita2 anak tarakan donk hehehhee
November 4th, 2009 at 11:53 pm
loh, perasaan dah komen yg ini koq blom muncul yah
btw how are you Iko?