25 Aug 2008

Aku datang menjumpainya, yang sedang terbaring di tempat tidur kayu. Tubuh kecil terlihat semakin ringkih, raut wajah pucat pasi, sorot mata menyisakan sedikit kilat.
Apa yang terjadi padamu?
Kumainkan percakapan bersamanya. Sekian lama kau pergi berlayar, datang kembali kini dengan keadaan lemah. Apa guna ini semua, bila sesaat saja tubuhmu derita. Hmm,… aku tak ingin menceramah. Aku […]

Continue reading "" »