Sisi Dunia Keperempuanan,…

Untuk mengetahui bagaimana keadaan rupaku, aku terbiasa melihatnya dengan bercermin. Memandang setengah bayangan berdiri di sudut, mencari kekurangan pada tubuh dan berharap mengetahui apa yang ada di sana. Sedikitnya memang ada perbedaan disetiap struktur bagian tubuh, begitu juga dengan struktur bagian organ.

Tubuh ini sebenarnya dalam keadaan tertutup. Meski begitu, tubuh yang yang berada dalam bayangan cermin terlihat sedikit menggoda. Setiap detail struktur bagian ku perhatikan dengan teliti.

Dari wajah hingga kaki.

Sepasang payudara tumbuh di dada,
perut,
kelamin,
kedua belah paha,
bokong.

Merasakan setiap sentuhan di permukaan kulit. Detak jantung yang berdegup dan alur irama pernafasan ikut mengambil bagiannya masing-masing.

Memang, perwujudanku kali ini terlihat sedikit vulgar…. karena akupun merasa, bahwa aku sedang menelanjangi diri sendiri. Tetapi kalian boleh mempertanyakan, apakah masalah ini datangnya dengan secara kebetulan???

Jika dirasa, ada sedikit pembesaran puting pada payudara. Akar tunas menjadikannya mastalgia. Bila waktunya tiba, akar tunas tersebut bisa membusuk menjadi belatung hitam. Akar tunaspun kembali merekah, dan mautpun kembali mendekat. Apakah seperti ini keadaan yang dia alami???

Keadaan kelam ini membayangi bagian organ tubuhku,… terus dan terus.

Masih di depan cermin, memandangnya kembali dalam-dalam… Ku beranikan bertanya pada cermin, seperti layak dalam dongeng Putri Salju. “Apa artinya ini semua?”

“Wahai gadis remaja,…. semoga mimpimu bergegas pergi menjauh.”

Sungguh berbeda antara bayangan yang tampak di cermin dengan apa yang di tubuhku. Betapa yang ku lihat hanyalah sesosok tubuh penuh ketakutan. Inilah akibat dari pandangan minor terhadap tubuhku sendiri….

Tubuh ini satu kesatuan yang sangat sederhana. Tubuh, pikiran dan jiwa menjadi kekuatan yang mendasar…. karena aku adalah sang sutradaranya, maka ku buat akhir cerita ini sesuai harapan.

Bersyukur karena setidaknya semua menjadi jelas.

——
Dia adalah mbak Denny, yang meninggal karena kanker payudara. Mas Daniel, terima kasih atas sharing dan sarannya yaa.

This entry was posted on 301228H May 2008 and is filed under CeRiK. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

29 Responses to “Sisi Dunia Keperempuanan,…”

  1. jaloee Says:

    pertamaxxxxx

    wah por !

    btw..inalillahi wa inna ilaihi rajiun..

    moga yg di tinggalkan tabah menghadapinya….

  2. stey Says:

    turut berduka jeng..semoga diterima disisiNya..Amin..

  3. wku Says:

    turut bersedih dan berduka….

  4. herdianto Says:

    turut bela sungkawa….

    Iyaa, terima kasih

  5. jed Says:

    turut berduka cita ya…..

    Iyaa, terima kasih

  6. SatoNa Says:

    turut berduka cita yah buat mbak Denny.. >_<

    kanker payudara emank nyeremin banget yaah.. katanya itu kanker yang paling ganaz yah?

    Iyaaa terima kasih

    have a nice weekend juga yah cc.. ^^

    have a nice day, dede ku…

  7. rey Says:

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita ya Iko. Sebagai perempuan, deg2an nih mbacanya. Semoga Allah memberikah kesehatan yg baik pada kita yaa… aamiin…

    Iyaa mbak, terima kasih…. Amin Yaa Rabalallamin

  8. meitymutiara Says:

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

    Semoga almh. mendapat tempat terbaik disisi-Nya.

    Amin Yaa Rabalallamin

  9. ijal Says:

    turut berduka ya..

    Iyaaa, terima kasih

  10. agung Says:

    turut berduka cita, semoga tetep tabah… dan semoga iko sehat2 ajah

    Iyaaaa, terima kasih. Iko juga sehat koq

  11. zee Says:

    Kanker payudara & kanker rahim memang momok buat kalangan wanita. Mudah2an kita semua dijauhkan dari keduanya…….

    Iyaa mbak… ini sangat mengerikan. Semoga kita bisa menjaga tubuh kita dgn baik, dan tetap hidup dengan sehat

  12. ebeSS Says:

    ah . . . lagi . . . . lagi . . . . iko
    jauh di belakang . . di depan . . . di samping
    hati demi hati kau telanjangi . . . . dan . . .
    hanya pada hatimu kutulis rasa dukaku

    Terima kasih mas EbeSS

  13. pudakonline Says:

    jadi ini tulisan dari mbak Denny

  14. free7 Says:

    hehehe…bisa aja iko…..iya kata pepatah , kecantikan atau ketidak cantikan wanita hanya sedalam kulit ,tapi keindahanmu abadi iko:D

    BTW ,dari padadi depan cermin di depanku aja ko…nanti aku kasih analisa , gratis:D

  15. free7 Says:

    tuh kan salah lagi, menapsirkan tulisanmu, kok banyak yg komen duka…ya ikutan deh …turut berduka cita, meski blm nyambung yg mana tulisan tentang itu

  16. edratna Says:

    Setiap mandi rajin periksa Iko….ada test namanya Sadari….

    Iko sudah periksa ke dokter bedah koq Bu,… hasilnya tidak apa2 koq, hanya kelenjar saja

  17. v1rzh4 Says:

    empat orang tante ku terkena penyakit ini…

    OOT: Ko, aku rada ribet sama kantor belakangan ini, blum sempet ngobrol soal yang kmrn. ntar aku imel aja yah. thx! :D

  18. calon_akhwat Says:

    sedih ya mbak, saya juga sedih kalau ada yang membicarakan masalah kanker. apalagi rentan diderita oleh kaum hawa :(

  19. indra Says:

    fiuhh tidak begitu menyenangkan di baca.

  20. ria Says:

    wah.. turut berduka cita sebelummnya yaa iko…
    iko apa kabar? aku baru update setelah 1 bulan gag nongol di sini ;)
    hopes your doing fineeee yaaa dear……..

  21. Yoyo Says:

    segalanya telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa, tinggal bagaimana kita mengimani dan menghayatinya, salam kenal Neng !

  22. yusuf alam Says:

    aku udah balas belum ya
    kalo belum mohon maaf ya..
    Iko memang tulisanmu.. intrigues jadi aku ga mo salah tafsir deh..

    tapi kalo orang dekat dengan kita… kita melihat sendiri penderitaannya… memang memilkukan hati

    penyakit itu kalo diterima dengan ikhlas.. sarana melebur dosa… menghapus kesalahan di masa lalu

  23. cc-line Says:

    sekiranya kita bisa melihat gak cuman yang nampak oleh mata kepala… tapi juga melihat dengan mata hati…. bahwa semua berasal dari-Nya dan kepada-Nyalah semua akan kembali. Kita yg masih bisa baca postingan ini adalah sebuah antrian panjang menuju panggilan-Nya jua, dan kita gak tau kapan panggilan kita tiba. Bisa 10 tahun lagi, 2 tahun lagi atau bahkan besok atau nanti. Mumpung masih ada kesempatan, untuk mencari bekal menghadap-Nya, bukan bekal yang bakal kita tinggalkan di alam ini.

    IYaa mas,… :)

  24. aLe Says:

    percayalah, hidup ini indah ;)

    Iko percaya itu,…

  25. elly.s Says:

    semoga mbak Deny bahagia dialam sana…

    Amin Yaa Rabalallamin

  26. isnuansa Says:

    Saya paling takut dengan penyakit itu…

  27. endang Says:

    wah, baru ingat wkt itu mau komen disini tp error…..

    Iko…….aku nggak bisa banyak berkata. Apa sebenarnya arti penyakit bagi kita? Apakah untuk memperbesar rasa takut, atau sebuah proses pendewasaan iman ?
    Peluk cium aja untuk Iko…….*nangis*……

  28. RoSa Says:

    Allah senantiasa memiliki rencana atas suatu kejadian, semoga bisa mengambil hikmah dari kejadian yang ada. Menikah muda/dini merupakan salah satu cara untuk mengurangi resiko penyakit kanker payudara…

  29. maya.ginandjar Says:

    syukurlah kalau hanya kelenjar saja, tapi teteup sadari ya jeng . btw, turut berduka buat mba denny nya.hugs

    IKO: Iyaa mbak,…. :) Ini juga masih sering2 harus kontrol,…

Leave a Reply