Surat Kenangan,…

Sabtu siang ini terasa sepiiii… apa karena kampus sedang libur, dan tidak ada user datang ke perpustakaan. Kalaupun ada, paling itu hanya Bobby dan Dika pink…. Bobby sedang asik membaca koran, dia datang kesini biasanya mencari bahan untuk skripsinya. Sementara Dika sedang asik membuat soal statistik… Asisten dosen satu ini sudah menjadi langgananku setiap Sabtu.

Sirkulasi hari ini juga sepiii…. Gak ada yang datang pinjam ataupun mengembalikan buku. Kerjaan sudah selesai semua, shelving dan input buku baru. Bingung mau ngapain, bengong gak ada kerjaan. Chattingpun juga sama Dika dan Dika lagi, padahal orangnya ada persis di depanku.

Iseng-iseng ku rapikan meja dan laci kerja. Disana kutemukan sebuah tas biru kecil, isinya ada beberapa kumpulan bon-bon bekas, beberapa kertas fotokopian dan sebuah surat yang masih terbungkus amplop putih. Saking penasaran, aku buka amplop suratnya. Rupanya, itu adalah surat dari sang kekasih hati yang ditulisnya tahun lalu, ketika ia sedang tugas di luar kota. Surat dengan tulisan tangan yang dibuat sangat pribadi, baik isinya maupun cara penulisannya. Inilah kata yang pertama kali ditulis dalam suratnya.

Dear kekasih hatiku,
I think this is my first hand writing latter for you…….
(Iyaa, ini adalah surat pertama yang Iko dapat dari mas, hehehe….).

Di halaman pertama, ia menuliskan tentang kegiatan hari pertama di sana. Dituliskan juga rasa rindu kepadaku. Surat ini terus ku baca berulang-ulang…. sampai akhirnya di halaman keempat, ada sebait puisi yang ditulisnya untukku. Ia mengakui bahwa puisi yang dibuatnya itu sedikit memaksa,… tetapi aku menyukai puisinya. Diberi judul Hujan Rindu, ditulisnya ketika hujan turun di sore hari.

Senyum manismu menyembul dalam anganku
Sejuk hati menggenang dalam diam
Sarat matapedangmu menukik tajam
Mengetuk buram penantian akan hadirmu
…………
Di luar hujan ringan masih mengguyur malam. Daun-daun yang basah berkilauan laksana cahaya yang terpancar dari permata yang tertimpa sinar bulan purnama, ketika langit bersih hanya berpenghuni rembulan.

Lembar demi lembar tulisan tangan itu ku baca. Sampai juga di lembar terakhir, ia menceritakan bagaimana proses pertemuan kita -lewat blog. Dari awal kita memang sudah saling membuka diri, tidak ada maksud apa-apa kecuali saling mengenal. Tidak juga bermaksud untuk mencerminkan diri yang sebaik-baiknya. Kita ini sangat apa adanya. Dan satu yang ku ingat sampai saat ini, satu perkataan darinya; Kita tidak akan pernah saling kehilangan selama kita masih saling menginginkan.

Surat ini adalah hadiah terindah yang pernah ada, dengan penuh sayang ditulisnya.

tamanbaca, 120408

Oh, kiss me and smile for me
Tell me that you’ll wait for me
Hold me like you’ll never let me go.
‘Cause I’m leaving on a jet plane
I don’t know when I’ll be back again
Oh, babe, I hate to go
“Leaving On A Jet Plane”

This entry was posted on 121157H Apr 2008 and is filed under Kikoku. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

17 Responses to “Surat Kenangan,…”

  1. Jed Says:

    wah kenapa fontnya jadi gede githu…

    Jed at http://www.revolutia.org

  2. Pyuriko Says:

    Hehehe, maaf yaa Jed. Tadinya mau nyoba pake font yang aneh2, tapi hasilnya jadi jelek… Itu sudah dikembalikan ke font semula.

  3. bakso Says:

    uhuiii…

    btw .. perasaan sy ngga nulis puisi itu !!!

    kekekekek.. ya iya lah :D

  4. yon's revolta Says:

    oh…

  5. yon's revolta Says:

    oh…baguslah…

  6. indra Says:

    waah… :)

  7. maya.ginandjar Says:

    duh romantisnya…:)

  8. jeng endang Says:

    aku jadi terharu bacanya…….pasti menjadi rindu yg sangat menyesakkan krn tak akan tuntas…..

    Big Hugs untuk Iko……

  9. stey Says:

    Sedih ga pernah dapet surat cinta dari Iblis, huhuhu..

  10. daniel! Says:

    ini ada hubungannya dengan posting sebelumnya gak ya? ;)

  11. Pyuriko Says:

    @ Bakso: Memang bukan :P

    @ Bung Yons: Apa yang bagus nih??

    @ Dokter indra: Waaaahhhh…. :D

    @ Mbak Maya: Iyaa mbak, romantis… :D

    @ Mbak Endang: Bih Hugs juga… kadang rasa kangen itu datang secara tiba2 mbak. Itu yang agak susah…

    @ Mbak Stey: Nanti ku suruh mas Iblisnya buatin surat cinta utk mbak Stey yaaa… jangan sedih lagi :)

    @ Mas Dan!: Sama sekali gak ada,… ini berbeda orangnya, hehehe…

  12. la mendol Says:

    wah..surat cinta kok dicampur ama bon sich ?

  13. triplet's mom Says:

    waaaaa… pasti kangen langsung menyesaki dada ya… iko. kirim doa saja…

  14. calon_akhwat Says:

    assalamu’alaykum.wr.wb
    cie mbak iko…dapat surat :”>
    afwan nih, jadi meledek mbak iko :”>

  15. v1rzh4 Says:

    iko… kita kirim doa untuk si mas yah..

    *big hug*

  16. Bella Says:

    oalah. jaman skrg masih ada yg surat2an yah? lucu jg ^_^

  17. Nandar Says:

    Dapet point 6

    koq hanya 6

Leave a Reply