21 Jan 2008

Sketsa Perjalanan,…

Berjalan entah kemana, semua dilakoni tanpa ada tujuan yang jelas. Mencari makna di seberang jalan, bermain cinta dengan pasangan, atau sekedar melepas nyeri dalam dada. Seandainya bisa berteriak, pasti kan teriak atas nyeri yang tersobek oleh siksa.
Selepas senja, para manusia berhamburan di jalan. Sesaat dirasa, tubuh kota ini baru saja terbangun dari mimpi tidurnya. Kembali hidup suasana di pinggir […]

Continue reading "Sketsa Perjalanan,…" »