Cinta Untukmu, Ibu…
“Sebarkan cinta kemanapun kau pergi: pertama2 dirumahmu sendiri. Berikan cinta kepada anak2mu, kepada istri atau suamimu, kepada tetangga sebelah rumah….. Jangan biarkan orang yang datang padamu pergi tanpa merasa lebih baik dan lebih bahagia”
Bunda Teresa.
Sosok seorang ibu bagiku dilambangkan sebagai sosok seorang yang mulia. Dari beliau aku dikenalkan sesuatu hal yang baru, tak terkecuali CINTA. Cinta merupakan ungkapan perasaan emosi yang terdalam dan bersifat positif. Sejak dilahirkan, aku sudah dipenuhi perasaan itu bahkan aku merasakan sendiri dicintai olehnya.
Dalam kondisi sakitnya, aku ingin selalu bersamanya,… menghibur, merawat dan membagi rasa cinta yang pernah diberikannya untukku. Sering muncul rasa cemas kalau sedang meninggalkannya sendiri di rumah. Karena gak ada telp rumah, kami sering menggunakan sms sebagai komunikasi. Kadang, aku masih dianggapnya anak kecil, yang sebentar2 harus diingatkan untuk makan atau apapunlah namanya.Â
Smsku siang kemarin; bertanya tentang kondisi dan menyuruhnya hanya untuk istirahat, gak usah melakukan apapun. Sampai di rumah, gak ku lihat ia tiduran, melainkan nyuci piring!!!. Meskipun sedang sakit, tapi ia ngerasa gak betah kalau gak melakukan apa2. Ibu rumah tangga yang bekerja di rumah melebihi jam kerja anaknya sendiri di kantor. Tugas yang dikerjakanpun banyak dan itu dilakukan dengan suka hati tanpa mengeluh atau tanpa bayaran. Ia memang seorang ibu yang aktif dan kuat.
Kemarahanku berubah sejenak menjadi belas kasih. Dengan bangganya ia berkata “Mama masih kuat koq”. Tanpa dilanjutin lagi kata2nya, aku seperti mampu membaca isi pikirannya “Inilah aku, yang dapat bertahan selama ini demi anak2ku. Melebur semua kekecewaan terdalam, hanya untuk melihat anak2ku bahagia”. Rasa sakitnya pun gak dirasa, hanya untuk aku dan yang lain.
Dimasa tuanya sekarang, ia berusaha mempertahankan produktivitasnya sebagai seorang ibu. Ia merasa masih memiliki tanggung jawab untuk membesarkan kami, meski sebagian dari kami merasa sudah dewasa. Tetap saja tanpa pegangan tangan darinya, kami sering merasa goyang. Cinta dan perhatianya terus tercurah buat kami semua. Cintamu pada kami adalah hutang yang tak pernah bisa kami lunasi dan yang tak pernah ditagihnya.
Selamat hari Ibu, mamaku sayang.
Peluk dan cium untuk mama di rumah…
tamanbaca, 221207
-hanyabisamemberikancintasebagaikadospecialhariini-

December 22nd, 2007 at 1:43 pm
setiap hari adalah hari ibu, sebab terlalu angkuh menjadikan hanya 1 hari utk ibu. kasih ibu sepanjang jalan, membaca postinganmu sangat asik jika ditemani alunan Bunda milik Melly Goeslaw atau Ibu ciptaan Iwan Fals. sambil menitik haru tentunya..
smoga kita bs menjadi ibu yang sesungguhnya,amin..
December 22nd, 2007 at 2:29 pm
hikz.. baca postingannya cc jadi terharu.. plus jadi minder.. huhu..
December 22nd, 2007 at 2:37 pm
Terharu bacanya…
Happy mother’s day…
December 22nd, 2007 at 5:43 pm
sosok ibu begitu kasih sehingga syurga bisa ditelapak kakinya, pembuktian kasihnya memang layak mendapatkan syurga
selamat hari ibu, Iko…
kangen dari jauh, dari saya yg juga seorang ibu
December 22nd, 2007 at 9:29 pm
ya ampuun.. Tigger bener-bener lupa kalo sekarang tu Hari Ibu.. waduh, harus buru2 sms ibu nun jauh disana nih..
*gelagapan cari hape*
December 23rd, 2007 at 4:06 am
Mak !
Tampa engkau
sedikit pun tiada artinya aku
bagiku kau api
yang berikan hangat begitu kuat
pada beku nadi..
tiada dua
engkau hadirkan cinta tak berakhir,
tak kan pernah mampuh ku lukis
putih mu
lewat lagu maafkanlah aku…
hanya ini
yg sanggup ku tulis
untukmu Bunda
jgn tertawakan
simpan dalam hati mu
yang sejuk
rimbunankan doa..
by Iwan Fals
*anehsambilnulisairmatakeluarjuga*
December 23rd, 2007 at 6:08 am
Iko,
Mama mu akan bangga mempunyai putri seperti mu.
Dan jangan lupa, seorang ibu tak akan berhenti mengerjakan pekerjaan rumah tangga, walau wanita karir sekalipun, dia hanya berhenti hanya jika badannya udah nggak kuat digerakkan.
Kasih sayang ibu, memang tiada tara.
December 23rd, 2007 at 12:35 pm
tema postingannya sama …
iya ko, ibu2 kita itu ternyata tangguh ya … dalam keadaan sakit, masih juga mikirin kita anak2nya … selalu bertanya: udah makan belum?, baik2 sajakah kamu? …
yang engga pernah aku lupa dari mamahku adalah setiap hari ulang tahunku, selalu mengucapkan selamat ulang tahun di jam kelahiran … hanya satu atau dua kali saja terlambat beberapa menit/jam, tapi tetap ingat.
December 23rd, 2007 at 7:19 pm
met hari ibu iko!!!
ibu adalah tauladan, tak pernah harapkan bayaran dari kasihnya kepada anak2nya.
semoga iko nanti juga menjadi ibu seperti mamanya!
December 24th, 2007 at 2:19 am
memang patut yah..kalau surga itu berada dibawah telapak kaki ibu
December 24th, 2007 at 7:57 am
Met hari ibu
December 25th, 2007 at 3:16 pm
salam hormat buat sang ibu…
December 26th, 2007 at 9:45 am
nice words for a special mom
December 26th, 2007 at 9:58 am
selamat hari ibu,
smoga menjadi pengingat, betapa berartinya seorang ibu…
December 26th, 2007 at 10:21 am
selamat hr ibu ya bu..!!!!
eh,th baru kmn neh bu..????
December 26th, 2007 at 10:26 am
selamat hari ibu untuk para ibu tercinta
December 29th, 2007 at 5:00 pm
waduh, aku telat mulu ke sini! huhuhu… maaph ya mbak!


btw, met hari ibu jg, mbak…
kayaknya kalo membaca cerita ttg ibu dari Mbak Iko, selalu mampu membuatku terharu…
October 27th, 2008 at 2:21 pm
maaf kalo boleh tanya ada gag ya…
sanjungan tuk ayah?…
perasaan kebanyakan hanya untuk bunda aja
Dan maaf aja bukan nya saya gag suka ma bunda(ibu)
kalo yg di gembor²kan kebanyakan ibu…
berarti dunia kurang adil doung’s
masa yg di gembor²kandt harus bunda(ibu) saja?…
ayah juga berperan juga kalee…
kundt dia juga yg dagh menafkahi keluarga!?…
kalo bisa bikinindt dum’s sanjungandt tuk “ayah”
maaf aja lebih baik kedua nya d’peran kandt Thx…..