Kekerasan Terhadap Perempuan,…
Membaca tulisan mbak Dew yang ini,… sedikit mengingatkanku pada sosok perempuan yang sangat luar biasa. Seorang Ibu yang cantik, kuat dan mandiri. Kisah mereka hampir sama… mendapatkan perlakuan yang tak wajar dari pasangannya. Bukan hanya perlakuan fisik, perlakuan secara verbal juga didapatnya!!!
Mbak D yang dimaksud dalam tulisan mbak Dew, belum sepenuhnya melakukan hal yang tepat. Walaupun ia sudah menceritakan sedikit permasalahannya, tetapi ia belum berani mengambil keputusan yang tepat. Menurutku, ia masih “melindungi” orang yang sudah berlaku kasar terhadapnya. Seharusnya laki-laki -takbertanggungjawab- itu menyayangi pasangannya, bukan menjadikannya sebagai pelampiasan emosi.
Ketika untuk pertama kali berlaku kasar terhadap pasangan, itu bisa akan terjadi terus menerus. Kita sama-sama tahu, kalau ada yang pertama, pasti akan ada yang kedua kalinya, dan seterusnya. Beberapa dari mereka memberikan janji-janji palsu. Mereka mengatakan bahwa ini tak akan terulang lagi. Yaaa tentu saja, bahwa ini akan terulang lagi. Anehnya, perempuan percaya saja omongan palsu itu. Perempuan masih berkeyakinan bahwa ketika mereka disakiti, setidaknya beberapa dari masalah sudah terselesaikan. Dan apapun namanya, kekerasan yang dilakukan laki-laki terhadap perempuan itu sangat nyata. Sudah banyak perempuan yang mengalami hal ini. Sungguh menakutkan dan menyakitkan.
Pada intinya, jangan biarkan dirimu tersakiti, wahai perempuan….
Lakukan sesuatu hal yang bisa membuatmu bahagia, tanpa harus menyakiti dirimu sendiri. Kekuatan sesungguhnya dari seorang perempuan berasal dari rasa nyaman yang diciptakan sendiri, yaitu lebih menghargai dan menyayangi diri seutuhnya.
Bersikaplah realistis dan tegas, untuk apa kita menyayangi orang yang sudah dengan tega membuat kita sakit???Â
***
Seorang Ibu yang cantik, kuat dan mandiri itu telah berhasil melakukannya,.. dengan meninggalkan laki-laki yang tak pantas untuk dicintai.
-seorangperempuanyangkuatdanrapuh-

August 27th, 2007 at 5:27 pm
berharapberusaha ak jadi penyayang wanitaAugust 28th, 2007 at 12:25 am
ayo wanita berjuangan lah agar tidak di jajah lagi
August 28th, 2007 at 2:37 am
wes… tahan emosi-nya sabar non..
tidak semua laki2, dan tidak semua perempuan…
August 28th, 2007 at 8:44 am
Dojo Aikido masih terbuka luas kalau mau ikut latihan hehehee…
August 28th, 2007 at 9:20 am
Sebenernya gejalanya keliatan kok, Jyeng.
Mending ninggalin laki2 macam itu sebelum hubungan masuk ke jenjang pernikahan.
Kalo udah telanjur kan ribet juga…
BTW aku lagi merinding gara-gara teman psikolog bilang, si PB udah bisa dibilang psikopat…
August 28th, 2007 at 9:23 am
laki2 kalau udah mulai ringan tangan, mending ditinggalin aja…daripada kita hancur luar dalem…:)
August 28th, 2007 at 10:57 am
kata lagu sih wanita dijajah pria sejak dulu. dijadikan perhiasan sangkar madu… ngaco ya ko ??
August 28th, 2007 at 2:03 pm
ehm .. ^^
mungkin tidak dengan saya … hehe …. ^^
August 28th, 2007 at 3:31 pm
Sebetulnya kekerasan pada perempuan disebabkan oleh perempuan sendiri, karena merasa lebih rendah, tidak setara atau takut. Jika perempuan menganggap pasangannya setara dan sejak awal mengatakan….tak ada kekerasan dalam rumah tangga….. maka laki-laki juga tak bisa seenaknya aja.
August 28th, 2007 at 3:34 pm
kalau setiap laki-laki di dunia ini menyadari hal ini maka tak akan ada lagi ketidak adilan terhadap wanita di dunia
August 28th, 2007 at 3:39 pm
karena perempuan lebih mempercayai apa yang dirasakannya atas apa yang terjadi pada dirinya. itulah salah satu sebab banyak perempuan yang bertahan meski disakiti.
August 28th, 2007 at 4:23 pm
Coy!
Gimana kalau kasusnya si perempuan yang gak tau diri? Hah?!
Lelaki juga sadar kalau kekuatan yang dimiliki lebih baik dari perempuan. Cuman perempuan kadang suka menganggap diri lebih dominan dari lelaki.
KDRT harus dilihat secara obyektif, coy!
August 28th, 2007 at 10:16 pm
go girls !!!
August 29th, 2007 at 9:50 am
so,,,, lagu yang mengatakan:
wanita… dijajah pria… sejak duluuuuuuuuuuuu,,,
udah gak akurat lagi.
pasal 1 ayat 1 dalam undangundang cinta angga (UUCA) adalah:
wanita berhak dicintai dengan sepatut-patutnya.
pasal 1 ayat 2 menyatakan
wanita berhak mendapatkan sanjungan, penghargaan dan pujian sesuai dengan haknya.
pasal 1 ayat 3:
wanita berhak mengadukan kepada yang berwenang (selain Yang Maha Kuasa) apabila ia merasa tertekan, terpaksa, sengsara dan mendapatkan kekerasan baik terhadap fisik, psikis, moral-amoral, bahasa, perlakuan atau perbuatan tidak menyenangkan lainnya.
Dan yang paling penting:
pasal 13 ayat 1 menyatakan
laki-laki yang melakukan kekerasan seperti yang disebutkan pasal 1 ayat 3 dapat dikatagorikan sebagai penjahat kelamin.
pasal 13 ayat 2
laki-laki dapat dikenai sanksi dimasukan kedalam penjara azkaban dengan para dementor.
pasal 13 ayat 3
agar laki-laki mendapatkan pendidikan dasar “cara memperlakukan wanita” dalam hidupnya, sebagai kurikulum wajib.
dengan ini saya sahkan.
(mbak iko, tolong ketuk palunya!!)
tuk laki-laki, peace ahh!!
August 29th, 2007 at 9:54 am
tuk mas lelaki, yang diatas….
aku siap debat ah sama kamu….
August 29th, 2007 at 10:01 am
tuk mas lelaki, lagi!!
huuuuu… coycaycoycoy
beraninya omdo doang ih, gak berani nampilin diri, nampilin website-nya….
objektif palelopeyang…
(sorry ya mbak iko, abis,,,,,,,)
August 29th, 2007 at 11:17 am
hahaha…putri angga si pembuat undang undang yang idealis dan ambisius sewot!
sorry for wasting your time!
August 29th, 2007 at 1:30 pm
hehehe…makanya para ibu dimohon selain pinter masak juga harus pinter bela diri..biar bisa mbales nonjok.
August 29th, 2007 at 7:19 pm
setuju sama Manda. jangan hanya pinter dandan trus diem aja [nggak mampu] berjuang dikala tersakiti…
August 29th, 2007 at 7:25 pm
saya dulu komen di blognya Mbak Dew, malah pengen ikutan [bantu] nonjok suaminya Mbak D…
tapi ga boleh ya, itu namanya malah gantian gw yang menganiaya orang dong ya…
August 30th, 2007 at 6:59 am
iko..kamu baik-baik sajakah..?
August 30th, 2007 at 2:11 pm
hihhihihi….si iko cuman cengar cengir liat kalian ….berantem mulu…..
wey….klo mo demo ikutan de……dmo makan kah????
nyammm..enyak enyakk….
August 30th, 2007 at 2:23 pm
Terima kasih untuk semuanya…
Maaf kalau akhirnya ada yang merasa tersinggung…
Terutama sama @ Lelaki….
Jika dilihat, tindak kekerasan lebih banyak dialami sama perempuan, dan sangat jarang jika itu terjadi sama lelaki… Bukan maksud untuk menyinggung, tapi tulisan ini memang dibuat berdasarkan kisah nyata yang pernah menimpa salah satu perempuan yang dekat dengan saya tentunya.
Sudah yaaa, jangan memperkeruh keadaan…
Non Angga… dan Lelaki,… damai donk ^_^
August 30th, 2007 at 4:18 pm
Dan saya tidak bangga pernah menjadi korban.
August 30th, 2007 at 9:08 pm
syereeem jug ko!!!
August 31st, 2007 at 6:38 am
Menurut saya , sebetulnya, bener juga kalo melihat segala sesuatu harus dgn obyektif, bgmn si perempuan dan bgmn si lelaki. Tp KDRT harus tetap ditiadakan. Bagaimana kemudian si perempuan msh melindungi lelakinya, disitulah bedanya dua jenis kelamin itu.Dan disitulah kekuatan perempuan yg sebenarnya. Memiliki hak utk membela dirinya, bukan berarti lsg bersikap keras pula utk membalas. Dlm hubungan suami istri, ego harus lebih ditekan dibanding jika berhadapan dgn org lain spy rasa saling menghargai itu bisa muncul.
August 31st, 2007 at 5:45 pm
mudah2an gw bisa menjadi seorang pria yang bisa menyayangi wanita dengan penuh kasih sayang. Amin
September 4th, 2007 at 12:31 pm
aku mendukung perempuan yg berjuang utk dirinya.
kalau lelaki melakukan kekerasan fisik mental. bilang aja: I’m sorry goodbye…(Krisdayanti kalee) gue bisa dapet lelaki lain yg lebih baik hehehe, ngapain lelaki bgt dipertahankan, ya gak Ko?
September 5th, 2007 at 1:43 pm
bisa jadi excess dari budaya patriaki yg masih melekat sama budaya kita…
tp inilah yg seharusnya dirubah, meski pelan2 tp ada perubahan.