Kamu,…

Lewat tuturkata, tercipta suatu keakraban.
Lewat tingkahlaku, terjalin persahabatan.
Lewat lelucon, terwujud suatu suasana.
Lewat perasaan, timbul kedekatan.
Semua itu ku sebut dengan Tanda Kasih.

Kau datang seketika, demi kesenanganku.
Pengertian dan kasih, adalah permata yang tak ternilai.
Tak perlu ku ingkari lagi,…
Bahwa itu semua untuk hubungan persahabatan.

PS: Maaf, kalo akhirnya Iko membuat hatimu sakit.
Tak ada perpisahan antar kita,.. Iya kan???

 

 

-terkapardiruangkosong-

This entry was posted on 300938H May 2007 and is filed under Kikoku. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

21 Responses to “Kamu,…”

  1. bebek Says:

    maksudnya??? explanation pleaseee….

  2. deen Says:

    tsaaa..mantap kali mb ku satu ini berkata2.. raga mungkin terpisah, tapi hati jua yg menyatukan., emg sapa sih yg berani pisah dari mb iko ?../*siap2 cabut samurai

  3. tukang ketik Says:

    lewat tingkah laku ini, bolehkah saya garuk-garuk kepala??

    dirimu suka sekali berpuisi akhir2 ini…

  4. Mama Rafi Says:

    tante iko br nolak cowok ya??

  5. syeeddath Says:

    lalu… lewat jalan mana kan kutemui ketulusan?..

  6. jaloee Says:

    ngga apa2 jeng,..jika itu yg terbaik..

  7. Unknown Says:

    Tega kamu Ko membuat semua mati penasaran. Akhir-akhir ini Iko emosi-nya keliatan banget, bahkan kemisteriusannya yg terkenal kini ketutup ma melankolis-nya.

    Dan semua bertanya-tanya….

    FYI, ngga tau kenapa udah hampir jam 11 malam kok masih gelisah aja aku hari ini. Kok pengen banget ke warnet. Mbukak blog-mu ternyata ada 2 postingan baru-mu. (Ini salah satu contoh men-dramatisir biar romantis).

    Boleh nggak aku bertanya, Iko tu kenapa dan siapa yg buat menjadi seperti itu?

    Kalau berpisah tu ya mau kemana dirinya, wong bumi cuman satu ngga ada pesawat jurusan venus.

  8. Rien Says:

    hmmm..ummm…so sad, so full of mystery

  9. buderfly Says:

    tidak ada yang sakit jika itu karna persahabatan, Iko…

  10. catatan usang Says:

    dikala embun pagi turun kebumi,
    disaat itu kegembiraan menyapa hari dengan perginya luka dihati…
    aku hanya bayang-bayang yang hilang diantara awan…
    dan biarkan semua tetap menjadi mimpi.

    regards’
    sang pemimpi

  11. aribowo Says:

    baru putusan neeh ceritanya

  12. ria Says:

    ihh’.. ria baru tau klu iko jago buat puisi juga yaa… ;)
    happy weekend iko!! ;D

  13. Tia Says:

    cie….romantis…tis..tis…

  14. Nona Nieke,, Says:

    mbak Iko..
    mungkin si dia salah paham kali’ atas kedekatan kalian selama ini..
    makanya hatinya jd sakit..

    mungkin lho mbak..
    cuma analisaku aja ;)

  15. RIan Says:

    Wah ada lagi yang terluka nih…

  16. mashuri Says:

    “Kamu” siapa?

  17. Ardiz Says:

    iko yang manis… mending dengerin Ariel bernyanyi…

    “terus melangkah melupakanmu …..”

  18. rey Says:

    hmmm ini soal yg itu kan? orgnya ‘ngeh’ gak yaa? :)

  19. purwa Says:

    Terkadang hatiku tidak tegar,
    bila diminta untuk melepaskanmu.
    aku berharap melangkahlah dengan tegar,
    jangan pernah menoleh lagi ke belakang,
    Biarlah aku dengan sepiku….
    Biarlah aku dengan sendiriku….
    Berlayar tanpa pelabuhan yang aku tuju…

    *hiks…hiks….hiks…. jadi ikutan sedih*

  20. Rizko Says:

    hatiku sakit … hehehe

  21. imgar Says:

    untuk hubungan persahabatan..?
    mmm..

Leave a Reply