Kamu,…
Lewat tuturkata, tercipta suatu keakraban.
Lewat tingkahlaku, terjalin persahabatan.
Lewat lelucon, terwujud suatu suasana.
Lewat perasaan, timbul kedekatan.
Semua itu ku sebut dengan Tanda Kasih.
Kau datang seketika, demi kesenanganku.
Pengertian dan kasih, adalah permata yang tak ternilai.
Tak perlu ku ingkari lagi,…
Bahwa itu semua untuk hubungan persahabatan.
PS: Maaf, kalo akhirnya Iko membuat hatimu sakit.
Tak ada perpisahan antar kita,.. Iya kan???
-terkapardiruangkosong-

May 30th, 2007 at 12:03 pm
maksudnya??? explanation pleaseee….
May 30th, 2007 at 12:04 pm
tsaaa..mantap kali mb ku satu ini berkata2.. raga mungkin terpisah, tapi hati jua yg menyatukan., emg sapa sih yg berani pisah dari mb iko ?../*siap2 cabut samurai
May 30th, 2007 at 1:38 pm
lewat tingkah laku ini, bolehkah saya garuk-garuk kepala??
dirimu suka sekali berpuisi akhir2 ini…
May 30th, 2007 at 3:19 pm
tante iko br nolak cowok ya??
May 30th, 2007 at 5:33 pm
lalu… lewat jalan mana kan kutemui ketulusan?..
May 30th, 2007 at 11:53 pm
ngga apa2 jeng,..jika itu yg terbaik..
May 31st, 2007 at 12:52 am
Tega kamu Ko membuat semua mati penasaran. Akhir-akhir ini Iko emosi-nya keliatan banget, bahkan kemisteriusannya yg terkenal kini ketutup ma melankolis-nya.
Dan semua bertanya-tanya….
FYI, ngga tau kenapa udah hampir jam 11 malam kok masih gelisah aja aku hari ini. Kok pengen banget ke warnet. Mbukak blog-mu ternyata ada 2 postingan baru-mu. (Ini salah satu contoh men-dramatisir biar romantis).
Boleh nggak aku bertanya, Iko tu kenapa dan siapa yg buat menjadi seperti itu?
Kalau berpisah tu ya mau kemana dirinya, wong bumi cuman satu ngga ada pesawat jurusan venus.
May 31st, 2007 at 6:26 am
hmmm..ummm…so sad, so full of mystery
May 31st, 2007 at 9:00 am
tidak ada yang sakit jika itu karna persahabatan, Iko…
May 31st, 2007 at 10:21 am
dikala embun pagi turun kebumi,
disaat itu kegembiraan menyapa hari dengan perginya luka dihati…
aku hanya bayang-bayang yang hilang diantara awan…
dan biarkan semua tetap menjadi mimpi.
regards’
sang pemimpi
May 31st, 2007 at 1:37 pm
baru putusan neeh ceritanya
May 31st, 2007 at 7:16 pm
ihh’.. ria baru tau klu iko jago buat puisi juga yaa…
happy weekend iko!! ;D
June 1st, 2007 at 8:02 am
cie….romantis…tis..tis…
June 1st, 2007 at 2:43 pm
mbak Iko..
mungkin si dia salah paham kali’ atas kedekatan kalian selama ini..
makanya hatinya jd sakit..
mungkin lho mbak..
cuma analisaku aja
June 1st, 2007 at 4:20 pm
Wah ada lagi yang terluka nih…
June 1st, 2007 at 11:34 pm
“Kamu” siapa?
June 2nd, 2007 at 5:28 pm
iko yang manis… mending dengerin Ariel bernyanyi…
“terus melangkah melupakanmu …..”
June 5th, 2007 at 1:16 pm
hmmm ini soal yg itu kan? orgnya ‘ngeh’ gak yaa?
June 7th, 2007 at 9:06 am
Terkadang hatiku tidak tegar,
bila diminta untuk melepaskanmu.
aku berharap melangkahlah dengan tegar,
jangan pernah menoleh lagi ke belakang,
Biarlah aku dengan sepiku….
Biarlah aku dengan sendiriku….
Berlayar tanpa pelabuhan yang aku tuju…
*hiks…hiks….hiks…. jadi ikutan sedih*
June 13th, 2007 at 8:44 pm
hatiku sakit … hehehe
June 17th, 2007 at 9:29 pm
untuk hubungan persahabatan..?
mmm..