19 Jun 2009

Review,…

Whaaaa…. tidak disangka, blog saya di review oleh Lagi Usil. Lagi Usil adalah seseorang yang baru saya kenal di blog, sampai sekarang saya belum tahu nama aslinya siapa, tinggal dimana, usia berapa tahun. Baru tiga kali berkunjung dan saling berkomentar, rupanya membawa keberuntungan buat saya…. hehehehe. Terima kasih atas reviewnya, Lagi Usil. Saya ingin menambahkan sedikit komentar atas reviewnya yaaa….

Mengapa saya pakai theme ini, karena saya menyukai desainnya. Simple dan ada gambar matanya. Ada yang mengatakan tatapan mata saya ini tajam tetapi tetap mempesona. Dan saya mempunyai julukan darinya (benar atau tidaknya, tanyakan saja kepada yang bersangkutan :D ). Di dukung juga dengan header ini; Beauty is in the eye of the beholder. Bahwa kecantikan/keindahan itu persoalan subjektif… Jadi saya kembalikan kepada masing-masing bagaimana menilainya.

Saya adalah orang yang cenderung simple, tidak ingin ribet. Ketika saya ngeblog, saya inginnya juga begitu; simple, tidak ribet dan tidak repot. Saya ingin semua orang yang datang ke blog ini merasa nyaman. Kebanyakan pernak-pernik justru akan membuat blog menjadi berat atau susah dibuka.  Belum lagi saya harus ngedit kode HTML (yang buat saya pusing, pssstt… saya gaptek). Makanya saya gunakan pernak-pernik seperlunya saja tanpa pasang iklan, tanpa gambar-gambar, dll.

Domain pyuriko adalah Putri Yuriko, nama asli saya. Tapi saya akan merasa nyaman bila dipanggil Iko, sering kali saya dianggap laki-laki karena nama Iko ini, hehehe. Tidak masalah buat saya dianggap laki-laki, daripada saya harus dipanggil Putri, kuping saya tidak nyaman mendengar kata Putri.

Sebelum saya pakai domain sendiri, saya lebih dulu ngeblog di blogdrive (http://blacksweety.blogdrive.com). Hanya bertahan  setahun di blogdrive, kemudian saya pindah ke blogspot (http://pyuriko.blogspot.com). Setahun kemudian, saya memutuskan untuk membuat domain sendiri (http://pyuriko.com), tepatnya bulan Mei 2007. Kebetulan ada teman yang jualan domain dan hosting, harganyapun cukup murah (harga teman :D ).

Tiga bulan terakhir memang malas mengupdate, dikarenakan keasikan dengan facebook. Sepertinya biasa yaaa, jika ada hal yang baru, yang lama suka dilupakan hehehe. Sebisa mungkin saya menulis. Menulis buat saya adalah suatu proses kreatif. Meskipun tulisan saya kebanyakan curhat pribadi, tapi saya merasa bebas saja melampiaskan emosi ke dalam tulisan.

Nah, Lagi Usil…. ini sedikit (banyak) tambahan dari saya :D . Terima kasih sekali lagi atas reviewnya, terima kasih juga untuk teman-teman yang tak pernah bosan main kesini.

PS: Search enginenya sudah saya pindahkan, mudah-mudahan lebih bermanfaat. Dan saya sudah pasang link Lagi Usil di Link Friends.

17 Jun 2009

Have Fun,…

salah satu cara untuk menyayangi diri sendiri adalah:

1. Pergi nonton ke bioskop, pilih film yang bagus dan update.

2. Sesekali menikmati es krim tanpa khawatir akan menjadi gemuk.

3. Ber-tachiyomi ria, membaca buku-buku terbaru di toko buku. Jika ada yang menarik, dibeli.

4. Pergi ke pemijatan untuk pijat biar tubuh kembali rileks.

5. Sekali-kali makan enak dan apa yang lagi kepingin.

6. Meluangkan waktu untuk bersosialisasi bersama teman ataupun keluarga.

7. Perawatan tubuh selama dua minggu sekali.

8. Bolos…

9. Membaca buku atau mendengarkan musik.

10. Selalu mengucapkan magic words; Sorry, Thank you, I Love You.

Pada akhirnya, saya bisa menyenangkan diri sendiri… dengan melalukan apa yang saya sukai. Sedikit egois memang… :D

15 Jun 2009

Bebas dan Cintai Ia,…

Kuhidup dengan siapa
Ku tak tau kau siapa
Kau kekasihku tapi
Orang lain bagiku

Kau dengan dirimu saja
Kau dengan duniamu saja
Teruskan lah.. Teruskan lah
Kau begitu.

Teruskanlah – Agnes Monica.

Dulu, ia dan kekasihnya selalu melakukan atau kemanapun berdua. Beberapa minggu tak bertemu, membuat ia rindu dengan kekasihnya. Rindu akan kebersamaan dan kegembiraan naik motor, jalan-jalan, membaca dan berbincang atau sesekali nongkrong di pinggir jalan. Sang kekasih, seorang yang “fanatik” bekerja dan selalu sibuk dengan pekerjaannya. Hampir tiap minggu selalu ada saja tugas ke luar kota.

Ia berharap bisa menerimanya dengan baik, mengimbanginya dengan senang hati…. tetapi ia tidak bisa. Sisi egonya mulai meninggi, ia ingin menjadi nomor satu yang diperhatikan oleh sang kekasih. Waktu lima menit untuk mendengarkan dan berbicara menjadi terganggu. Satu malam untuk berkencanpun tak kunjung datang. Liburan bersama sepertinya masih dalam mimpi.

Saat-saat seperti ini, ia perlu memberitahukan kekasihnya. Ia memang bisa merasakan keinginan kekasihnya melalui intuisi, tapi tetap saja ia tidak dapat membaca pikirannya. Ia harus mengungkapnya. Melalui pesan singkat, ia mengeluarkan semua kemarahan, kecemburuan, dan semua perasaan tidak nyaman. Ia menyadari, bahwa rusaknya komunikasi sangat menyedihkan dan bisa saja merubuhkan jalinan cinta yang telah dibangun bersama. Dan tidak adil juga apa bila membuat kesimpulan sendiri.

Rasanya tidak enak menjadi terabaikan dan diabaikan… Ia mengerti kalau seadainya sang kekasih marah. Untuk itu mereka sama-sama membutuhkan ruang sendiri. Kalau hubungan sedang tegang karena adanya perbedaan atau karena perubahan ada baiknya untuk meluangkan waktu untuk merenung. Ia memang tidak bisa dan tidak seharusnya memaksakan kekasihnya, apa yang ia suka, apa yang ia mau, dan melakukan sama persis seperti ia kehendaki.

Ia mencoba mengacu pada sebuah peraturan yang sama-sama dibuatnya dahulu, yaitu: tak ada larangan dan bebas menjadi diri masing-masing. Dengan demikian, masing-masing bisa bebas melakukan apa yang disukai, sementara pasangannya tidak menyukai. Beberapa minggu terpisah merupakan fase baru dalam hubungan mereka, semoga ini dapat memberikan ruang untuk menjadi diri sendiri tanpa harus membuat kesal pasangannya.

Ia memang tidak punya resep bagaimana cara mencintai yang baik, tetapi ia punya keyakinan… dengan perasaan saling menghargai, menerima kekurangan -termasuk kelebihannya- dan saling terbuka akan mampu menjaga kebersamaan cinta mereka. Dan berharap, apapun masalahnya itu semoga dapat menjadikan hubungan ini lebih dewasa.

Sekarang mereka sudah menemukan jalan tengahnya. Ketika ia bertemu kekasihnya, ia berhasil membuang sampah emosionalnya…

I’m sorry, I was act like a childish fool.

08 Jun 2009

Ke Lain Hati,…

Hari ini saya resmi pindah ke lain hati,… agak berat meninggalkan kekasih lama, dia sangat dekat dengan saya. Tapi karena suatu alasan, saya harus bisa merelakannya ia tergantikan oleh yang lain.

Saat ini saya masih dalam tahap penjajakan… masih meraba-raba semua kepribadiannya. Katanya, kehadiran orang terdekat dalam kehidupan dapat membantu menyembuhkan luka masa lalu. Dan orang terdekat itu yang menyarankan saya untuk mencoba hubungan baru. Semoga saya bisa nyaman dengan yang baru ini.

fuuuuiiihhh…. mulai lagi dari awal.